Apr 5, '08 12:02 AM
for everyone
Iya, saya matre.
Saya suka uang. Saya suka mencari uang. Saya tak takut berkeringat mendapatkan uang. Kesuksesan tak ada artinya bagi saya kalau tidak disertai uang. Jadi terkenal juga tak penting, saya tak keberatan ada di belakang layar atau dibawah bayang-bayang orang lain. Asalkan uang yang saya dapat setara, saya akan puas.
Saya juga suka mengelola uang. Tapi di sini saya sedikit kontradiktif.
Di satu sisi, saya senang sekali membelanjakan uang saya untuk membahagiakan orang-orang yang saya pilih. Saya senang membantu orang-orang yang saya pilih untuk memperbaiki hidup mereka dengan kekuatan uang yang saya miliki. Pilih kasih? Iya. So what? It’s my money. I earn it, I get to use it as I see fit.
Di sisi lain, saya tidak suka membelanjakan uang untuk diri sendiri. Saya tidak suka belanja ini itu. Saya jarang sekali makan di restoran. Saya nyaris tidak pernah berhura-hura. Saya suka membiarkan uang saya terkumpul dan memakainya untuk tujuan-tujuan besar. Pelit? Iya lah. Saya mencari uang dengan susah payah, tidak mungkin saya akan menghamburkannya begitu saja.
Kepala saya selalu berisi uang. Apa yang saya lakukan hari ini untuk mendapatkannya. Apa yang tidak boleh saya lakukan untuk membelanjakannya. Berapa yang harus saya sisihkan bulan ini untuk keperluan itu. Berapa banyak saya bisa menabung. Kapan saya bisa pensiun dan makan bunga ongkang-ongkang kaki.
Saya juga punya penyakit dalam hal uang. Sekali saja saya berhenti memikirkan uang, saya bisa kehilangan kendali atas keuangan saya selama berbulan-bulan. Akibatnya berat, rencana saya buyar. Bulan demi bulan bisa lewat tanpa saya tahu berapa yang seharusnya bisa saya tabung dan kemana saja semua uang itu pergi.
Kalau saya harus memilih antara memikirkan uang 24 jam sehari dan kehilangan kendali selama berbulan-bulan, saya akan memilih yang pertama.
Matre forever!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment